Menengok Anak Nagari Lubuk Basung yang Gemar Mengaji

- 6:30 am
Siapa bilang kami generasi yang cuma bisa menyusahkan orang tua saja? Kami juga bisa membanggakan mereka, karena kami adalah generasi yang mencintai Qur'an. Buktinya sebanyak 196 dari kami mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-2 tingkat Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam. Kegiatan keagamaan ini dilangsungkan di halaman kantor wali Nagari Lubuk Basung, Rabu (20/12).


MTQ kali ini dibuka oleh Wakil Bupati Agam H. Trinda Farhan Satria, Dt. Tumangguang Putiah. Konon agenda ini seiring dengan  Gerakan Nagari Madani yang telah dilaunching Kabupaten Agam beberapa bulan lalu.

Sebagai wakil bupati, Trianda Farhan  mengapresiasi pelaksanaan MTQ tersebut, karena telah mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Agam dalam menyukseskan cita-cita kolektif masyarakat daerah itu, yakni mewujudkan Nagari Madani.

Tahukah kamu? Dari tujuh kriteria dan 45 indikator dalam Gerakan Nagari Madani, salah satunya terkait dengan Al-Qur'an. Dan generasi yang tengah mengikuti iven ini telah menyukseskan kriteria dan indikator tersebut.

Sasaran utama indikator tersebut, adalah upaya penurunan buta baca dan tulis Al-Qur'an, sehingga mampu meningkatkan penghafal Al-Qur'an di pelosok nagari. 

MTQ  tidak hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi bagian dari sebuah iven memotivasi anak nagari untuk lebih serius memaksimalkan kemampuan dalam mempelajari dan mencintai Al-Qur'an.

Meskipun kegiatan ini berlangsung hanya di tingkat nagari, akan memotivasi anak nagari untuk terbiasa menghafal Al-Qur'an. Sehingga terjadinya peningkatan jumlah rumah Al-Qur'an, Tahfiz dan sejenisnya.

Dengan maraknya iven keagamaan dilakukan di Lubuk Basung, akan terbangun rasa percaya dirinya, ketika tampil depan umum, yang merupakan modal dari keberhasilan anak nagari kelak.

Dengan pelaksanaan MTQ khususnya, akan timbul semangat anak-anak belajar, dan menghafal Al-Qur'an. Sehingga, muncul bibit-bibit unggul di jorong, nagari, kecamatan maupun kabupaten. 

Bagi MTQ yang berhasil tingkat nagari, nantinya akan mewakili nagari ke tingat kecamatan. Oleh sebab itu, bagi peserta yang nanti menjuarai MTQ tersebut, jangan berbangga diri dulu, karena amanat untuk mempersiapkan diri ke jenjang berikutnya, bagi yang belum beruntung, jangan berkecil hati. Pada prinsipnya, anak-anak tampil di depan umum pada hakikatnya sudah menjadi pemenang, paling tidak pemenang bagi kesempatan diri sendiri dan keluarga, serta pemenang punya kesempatan untuk berintegrasi lebih jauh dengan Al-Quran.

Sebagai informasi buat kamu, kegiatan MTQ kali ini diikutioleh  perwakilan dari tujuh jorong yang ada di Nagari Lubuk Basung, di mana masing-masing jorong diwakili 28 peserta, dengan tujuan mensyiarkan Al-Qur'an di tengah-tengah masyarakat, mulai tingkat jorong hingga kabupaten.

Pelaksanaa MTQ akan dilakukan dua hari yaitu, Rabu (20/12) dan Kamis (21/12). Di mana, cabang yang dilombakan seperti, Tilawah anak-anak, Tilawah remaja, Syarhil, Hafizh cilik, lomba Nasyid, dan lomba Kasidah Rebana.

Untuk kamu ketahui, nagari Lubuk Basung, tidak hanya MTQ saja, banyak lagi kegiatan keagamaan yang masuk agenda tahunan, bahkan anggarannya sudah disediakan lebih kurang Rp1 miliar, untuk pemberdayaan rumah ibadah dan lain-lain. So, Enjoy in Lubas.