Ngeri, Ada Beruang Luka Masuk Pemukiman Warga di Garagahan

- 5:47 pm
Entah bagaimana ceritanya, beruang luka itu bisa sampai ke pemukimam warga. Kejadian itu membuat Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Sumatera Barat menurunkan tim untuk mengusir beruang madu (Helarctos malayanus). Beruang yang tak imut itu meresahkan warga Labuah Pacah, Jorong Empat, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubukbasung.


Foto ilustrasi

Seperti yang dilansir okezone.com, pihak BKSDA beserta warga mengusir beruang madu itu dengan menggunakan bunyi-bunyian pada Rabu kemarin malam, agar menjauh dari permukiman warga.

Ketika mengusir beruang itu, anggota dengan jumlah empat orang beserta masyarakat setempat melakukan penyisiran di lokasi tempat ditemukannya beruang itu. Namun tidak ditemukan satwa tersebut, hanya menemukan bekas dan tanda-tanda jejak kakinya saja. Wow, seram!

Menurut pihak BKSDA, apabila beruang madu tersebut masih berada di daerah itu, maka akan dipasang perangkap karena lokasi munculnya beruang itu berada di kawasan permukiman warga dengan jarak sekitar 200 meter.

Berdasarkan keterangan warga yang melihat, penyebab munculnya beruang madu itu disebabkan perkebunan warga sedang berbuah dan beruang tersebut mengalami luka pada bagian tubuh.

Kepala Dusun Labuah Pacah, Adris Mulyadi menambahkan, beruang madu itu pertama muncul di perkebunan warga pada Senin 18 Desember lalu.

Saat itu, salah seorang warga atas nama Tampuo (55) dikejar beruang madu itu dan sempat memegang celananya hingga robek saat korban hendak berangkat ke kebunnya. Namun warga tersebut berhasil menyelamatkan diri dari beruang madu itu.

Semoga beruang itu tidak mengamuk lagi dan menyebabkan korban.