Tak Ingin Generasi Lubas Berada di Ujung Tanduk, POPPALS Giatkan Penyuluhan Bahaya Narkoba

- 1:38 pm
Mau dibawa kemana nasib bangsa ini, kalau generasi mudanya saja sudah salah jalur. Generasi muda yang seharusnya bisa jadi bibit-bibit produktif guna memajukan negara di masa depan, justru menghiasi masa-masa muda mereka dengan melakukan hal-hal tidak terpuji. Miris rasanya ketika melihat berita-berita soal penyalahgunaan narkoba, penyimpangan seksual, atau kriminalitas, yang justru dilakukan para remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Mereka yang seharusnya sibuk menggali potensi diri dalam-dalam, malah jatuh di ‘lubang hitam’.
Pemuda yang tergabung dalam POPPALS bersama Babinkantibmas Polsek Lubuk Basung, Jimy Edwar

Namun agaknya hal yang merugi di atas tidak berlaku bagi generasi muda yang bernaung dalam organisasi kepemudaan berikut ini.

Adalah POPPALS,  salah satu organisasi kepemudaan Pandakian Bandar Baru, Jorong 6 Parit Panjang Kanagarian Lubuk Basung Kecamatan Lubuk Basung. POPPALS memiliki itikad positif yang siap disalurkan untuk membagun nagari.

Konon, telah banyak kegiatan yang bermanfaat yang mereka awai. Sudah banyak pula prestasi diraih dan yang akan diperoleh. Sebab berprestasi adalah salah satu motto yang paling tepat untuk pemuda Lubuk Basung umumnya dan pemuda POPPALS khususnya.

Di Lubuk Basung tak ada yang tidak tahu dengan sepak terjang yang dilakukan oleh pemuda dan pemudi POPPALS. Serangkaian kegiatan telah sering dilakukan untuk menciptakan hal positif untuk anak nagari, seperti salah satu rangkaian kegiatan yang baru-baru ini dilakuan, Minggu (18/2) di lapangan futsal POPPALS anak nagari ini menyelenggarakan penyuluhan tentang "Bahaya Narkoba di Tengah Masyarakat".

POPPALS tidak sendiri, mereka menggandeng Babinkamtibmas Polsek Lubuk Basung, Bripka Jimy Edwar.  

Pada kesempatan itu Jimy Edwar didaulat menjadi fasilitator yang memberikan pembinaan dan penyuluhan tentang Narkoba pada pemuda/i POPPALS. Dengan khitmat Jimy Edwar menjelaskan tentang perlunya penyuluhan narkoba terhadap masyarakat. Sebab hal tersebut merupakan salah satu pedoman bagi generasi muda untuk mengetahui lebih dalam tentang bahaya narkoba.

"Dengan melibatkan Ninik Mamak dan tokoh masyarakat, kita bisa memediasi suatu permasalahan," ujarnya pula ketika menjelaskan ihwal pihak yang mesti berperan dalam meminimalisir penyakit masyarakat itu.

Dikatakan Jimy, generasi muda serta masyarakat pada umumnya mesti menyikapi pengaruh dan bahaya narkoba dengan bijak. Musabab narkoba dapat menghancurkan impian generasi muda, maka kata Jimy, kita selaku orang tua harus mengawasi anak agar jangan sampai terjerumus pada penggunaan barang haram.

Jimy menambahan tetang perkembangan keamanan di Lubuk Basung pada saat ini. Disebutkannya saat ini sering terjadi pencurian ternak dengan cara semblih di tempat dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan lain sebagainya. Untuk itu, himbaunya, mari kita tingkatkan pengamanan di daerah kita.

"mari kita hidupan kembali pos ronda yang dulu pernah ada," tukuknya.

Ketua Pemuda sekaligus Ketua pelaksana kegiatan, Rafki dalam sambutannya, mengaku Penyuluhan Bahaya Narkoba di Lingkungan RK 2 Pandakian Bandar Baru.
bertujuan untuk mengantisipasi tentang penyalahgunaan narkoba yang telah mewabah di seluruh wilayah di Indonsia umumnya dan nagari kita khususnya. 

"Oleh sebab itu kami terpanggil untuk mengadakan penyuluhan narkoba di lingkungan pemuda pemudi Pandakian Bandar Baru yang tergabung dalam POPPALS," akunya.
Masyarakat mengikuti penyuluhan dengan khidmat.

Sementara itu, tokoh masyarakat, Mastoti Surya Dt. Kando Marajo juga berpetuah ihwal bahaya narkoba. Dikatakannya, secara nasional negara kita saat ini sudah masuk dalam status darurat narkoba.

"Peran kita sebagai orang dewasa mesti dimaksimalkan lagi, kita harus memperhatikan generasi muda kita, pemuda adalah aset bangsa, kita berharap generasi kita jangan sampai mempergunakan barang terlarang seperti obat-obatan terlarang dan jenis narkotika lainnya."

Mastoti Surya, Dt. Kando Marajo juga berharap penyuluhan semacam ini terus digiatkan, agar generasi muda kita nantinya menjadi generasi yang kokoh dan tangguh dalam menyongsong perkembangan zaman.

Polres Agam melalui Kasat BINMAS Polres Agam AKP Nasirwan dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal masing-masing.

"Segala macam jenis narkoba harus dijauhkan dari masyarakat kita, diminta pada orang tua selalu mengawasi anak-anaknya," ujar Nasirwan menegaskan.

Nasirwan menghimbau bagi masyarakat dan pemuda POPPALS khususnya untuk tidak mengkonsumsi obat-obatan terlarang. Musabab, katanya lagi, narkoba bisa membuat lupa ingatan. Karena narkoba seseorang atau kelompok orang sering melakukan tindakan nekat demi mendapatkan barang terlarang tersebut.

"Sebagai anak kita harus patuh pada orang tua, selagi kita patuh, disiplin, jujur dan berbudi Insya Allah kita terhindar dari segala macam pengaruh yang akan merugikan diri kita nantinya. Ingat kelak kita akan menjadi orang tua terhadap anak-anak kita nantinya," imbuh Nasirwan.

Nasirwan tidak lupa pula menghimbau masyarakat Jorong 2 Pandakian Bandar Baru terkait penggunaan gawai.

"Silahkan pakai android sesuai dengan kebutuhan yang wajar dan atur dalam pemakaiannya, android bisa dimanfaatkan untuk memudahkan pada batas kewajaran, jangan sampai android menjadi salah satu penyebab yang akan menghancurkan generasi muda kita nanti," ujarnya pula.

Acara penyuluhan bahaya narkoba pada kesempatan itu ditutup dengan doa bersama dengan masyarakat Pandakian Bandar Baru dan Pemuda/i POPPALS, dipimpin langsung oleh Ustad Arifin Sipayuang.

Semoga Lubuk Basung yang terbebas dari Narkoba dan obat-obatan berbahaya lainnya bisa terwujud. Kalau bukan kita siapa lagi?